thumbnail

Cara Membuat Headline News

Jika anda ingin membuat tampilan blog anda lebih menarik dengan headlines judul-judul artikel blog anda pada saat yang sama membantu anda untuk menampilkan artikel-artikel anda supaya menarik perhatian pengunjung blog anda untuk membaca artikel-artikel anda, berarti anda patut untuk mencoba widget Healine News di blog anda. Caranya sangat mudah.

Caranya seperti berikut:
1. Login ke blogger
2. Klik Tata Letak
3. Tambahkan gadget anda dan pilih HTML javascript
4. Copas kode berikut ini dan paste anda gadget anda
 
<script type="text/javascript">

var hn_url_blog = "http://BLOGKAMU.blogspot.com";

var hn_jumlah_post = 5;

var hn_warna_latar = "#EEEEEE";

var hn_warna_garis = "#000000";

var hn_posisi = "top";

var hn_tampilkan_judul = true;

var hn_backlink = true;

</script>

<script src="http://zykry.googlecode.com/files/headline-news.js">

</script>
Keterangan:

Ganti kode yang ber warna merah dengan url blog kamu
var hn_url_blog = URL blog
var hn_jumlah_post = jumlah judul artikel posting yang ditampilkan
var hn_warna_latar = warna latar belakang headline news
var hn_warna_garis = garis border headline news
var hn_posisi = posisi headline news
var hn_backlink = bila ingin backlink ditampilkan
5. Jangan lupa di simpan


Sumber:http://zykry-trick.blogspot.com

Trik membaca Cepat Part 1

Dari publikasi harian KOMPAS di tahun 80-an, saya pernah mencatat bahwa ada beberapa lembaga di Indonesia yang menyelenggarakan kursus membaca cepat (speed reading). Di antaranya ialah Institut Manajemen Prasetya Mulya (1984, sekarang pun masih), Aksara Dinamika (1984-1985), dan Data Search Indonesia (1987, sekaang tidak lagi). Dan setelah tahun 90-an, saya melihat bahwa speed reading merupakan salah satu mata pelatihan yang juga ditawarkan oleh Lembaga Manajemen PPM.

Membaca cepat diperlukan bagi mereka yang ingin terus meluangkan waktu yang relatif sempit untuk membaca. Mereka ini adalah orang-orang yang relatif sibuk karena
memikul tugas dan tanggung jawab besar. Para eksekutif puncak, baik di lembaga-lembaga kenegaraan maupun bisnis, adalah contohnya. Kebutuhan mereka akan informasi dan pengetahuan relatif tinggi, sementar aktivitas keseharian mereka sangat padat sehingga waktu membaca sangat sedikit, itupun kalau mereka ingin tetap melakukannya. Pendek kata keterampilan membaca cepat diperlukan terutama bagi orang sibuk yang masih mau membaca. Tidak harus eksekutif puncak, wartawan, pengacara, dokter, atau pengajar dan ibu rumah tangga yang sibuk pun dapat memanfaatkannya.

Kemampuan membaca orang pada umumnya diperkirakan sekitar 100-250 kata per menit (kpm). Dengan mengikuti pelatihan speed reading, seberapa cepat kemampuan membaca itu dapat ditingkatkan? Jawabannya sangat bervariasi. Namun dengan menyediakan waktu berlatih membaca cepat 2 jam per minggu selama 4 minggu pertama dapat diharapkan peningkatan 2 kali dari sebelumnya. Tentu saja diperlukan coaching dari orang yang telah terlatih untuk itu, atau setidaknya dengan buku panduan yang cukup mudah diikuti pembacanya.

Ketika saya pertama kali mengikuti kursus membaca cepat dibawah asuhan The Liang Gie, pembelajar otodidak dan pendiri Yayasan Studi Ilmu dan Teknologi di Yogyakarta, tahun 1986, saya dapat meningkatkan kemampuan membaca cepat dari 250 kpm menjadi 500 kpm dalam satu bulan. Hal ini meningkatkan gairah saya untuk lebih rajin membaca, sekalipun waktu itu saya bukanlah orang sibuk. Kala itu saya berhitung secara matematis bahwa bila kecepatan membaca saya rata-rata 500 kpm dan saya membaca buku selama 20 menit per hari, maka dalam satu tahun saya dapat membaca 500 kata x 20 menit x 365 hari = 3.650.000 kata. Andai jumlah kata per buku dihitung 80.000 kata, maka dengan 20 menit membaca tiap hari saya dapat membaca sekitar 45 buku, sebuah jumlah yang memungkinkan seseorang menulis skripsi tingkat strata satu (rata-rata daftar kepustakaan sebuah skripsi di Amerika adalah 40-an buku). Menarik bukan?

Disadur dari tulisan : Andrias Harefa

Logika Bengkok

SEORANG kawan bernama Andrias Harefa dalam berbagai forum sangat suka menyitir pendapat Larry Ellison. Larry, bos Oracle, pada bulan September 2000 diundang oleh Yale University untuk memberi sambutan wisuda sarjana. Kata Larry, seperti disitir Harefa ``Saya berbicara di forum ini bukan untuk Bapak-Ibu yang duduk di sebelah kanan saya. Atau kepada mahasiswa-mahasiswa yang duduk di depan saya. Saya berbicara untuk mahasiswa yang berdiri di ujung sana.`` Bapak-Ibu yang dimaksud Larry adalah para guru besar Universitas Yale. Sedang mahasiswa yang tepat di depannya adalah mahasiswa yang hendak diwisuda. Sedangkan kerumunan mahasiswa yang berdiri di ruang belakang merupakan mahasiswa yang masih kuliah.

``Universitas adalah lembaga yang membunuh kreativitas secara sistematik. Kalau Anda ingin sukses, cepat tinggalkan bangku kuliah. Belajarlah sendiri. Lahaplah buku-buku. Otak-atiklah ilmu pengetahuan. Jangan kuliah!`` kata Larry Ellison mantap. ``Dan Anda yang mau diwisuda, gaji Anda besok tidak lebih dari US$200.000. Lebih dari itu, yang menggaji Anda adalah orang-orang yang drop out kuliah.``

``Saya tidak sedang membual. Tapi lihatlah fakta. Siapa orang yang paling kaya sedunia? Bill Gates. Dia drop out kuliah. Yang terkaya nomor dua? Saya, Larry Ellison. Saya juga tidak lulus kuliah. Terkaya ketiga? Paul Allen, manusia yang tidak jelas kuliahnya. Terkaya keempat? Michael Dell. Apakah Dell lulus kuliah? Tidak. Jadi kalau ingin sukses, jangan kuliah!`` Gemparlah Universitas Yale dan jagat pendidikan tinggi seluruh dunia lantaran ucapan Larry.

Bill Gates, Larry Ellison, Paul Allen, Michael Dell memang manusia-manusia fenomenal. Dalam usia yang belum genap 40, mereka sudah menjadi orang-orang terkaya dunia. Kekayaan Bill Gates ditaksir sebesasr US$53 miliar, Larry Ellison US$52,1 miliar, sedangkan Paul Allen dan Michael Dell tak jauh dari US$50 miliar. Mereka manusia yang tak lulus kuliah. Namun perusahaan milik mereka banyak mempekerjakan manusia-manusia terbaik lulusan universitas terbaik. Apakah sukses bisnis harus dilalui dengan jalan drop out kuliah?

Sukses bisnis memang tidak selalu ekuivalen dengan sukses pendidikan. Banyak orang yang terbatas pendidikannya, namun sukses berbisnis. Lantas bukan berarti kalau ingin sukses berbisnis harus berhenti kuliah. Pernyataan Larry Ellison memang terlalu provokatif. Benar dia dan kawan-kawannya tidak lulus kuliah. Namun harus pula diingat, hampir seluruh program dan teknologi yang dipakai perusahaan mereka hasil riset universitas terkemuka di Amerika, terutama MIT University.

Di sisi lain banyak kepongahan dilakukan lembaga pendidikan tinggi dalam menyikapi perkembangan bisnis mutakhir. Salah satu kepongahan itu ditunjukkan dengan ketertinggalannya kurikulum pendidikan tinggi beserta buku-buku literatur yang nyaris masih terpukau pada kondisi bisnis tahun 80-an. Demikian pula dengan para pengajarnya yang lebih suka konsep-konsep lama bisnis ketimbang mempelajari apalagi mencipta konsep-konsep bisnis baru. Akibat kepongahan lembaga pendidikan tinggi, hasil akhir bernama manusia sarjana ikut-ikutan pongah.

Gelar akademis yang disandangnya seakan-akan menjadi jaminan utama untuk sukses mengelola bisnis. Padahal, berapa banyak manusia bergelar sarjana ekonomi manajemen yang mampu menjadi manajer andal?

Kritikan Larry Ellison terhadap kualitas pendidikan tinggi memang pantas dicermati. Namun anjuran Larry agar meninggalkan bangku kuliah, patut ditanggalkan. Bangku kuliah, walaupun kedodoran mengejar kemajuan peradaban, masih memberikan kepada peserta didiknya untuk berpikir metodis, rasional, dan terstruktur. Berpikir metodis, rasional, dan terstruktur, hal demikian yang kini dijalankan oleh pelaku-pelaku bisnis sukses. Apalagi dengan ikut `campur tangannya` teknologi informasi di dalam bisnis yang menuntut berpikir rasional.

Larry Ellison yang tinggal di Amerika mengkritik sistem pendidikan bisnis di Amerika, walaupun pendidikan bisnis terbaik di bumi ini tetap Amerika. Kita tidak bisa membayangkan bagaimana kritikan Larry Ellison bila melihat sistem pendidikan bisnis di negeri kita. Dengan uang Rp 5 juta, kita dapat menyandang gelar MBA. Ditambah uang Rp 10 juta lagi, di depan nama kita tertempel gelar Dr. Sebuah jual-beli gelar yang kita yakini tidak ada dalam ilmu marketing mana pun.

Proses jual-beli memang lazim dalam kehidupan ini. Namun menjadi tidak lazim manakala produk dalam jual-beli ini berupa gelar. Terlebih lagi gelar-gelar tersebut berada dalam wilayah bisnis. Master of Business Administration (MBA) dan Magister Management (MM) merupakan gelar prestisius yang diharapkan penyandangnya mampu mengelola organisasi bisnis. Dalam kurikulum MBA dan MM tidak saja diajarkan strategi bisnis, tapi juga etika bisnis sehingga kelak bisnis yang ditangani etis dan profesional.

Logika bengkok sekarang banyak dipakai oleh manajer bisnis. Mereka ingin disebut profesional, sementara gelar-gelar yang disandangnya tidak profesional. Mereka ingin dipandang sebagai manusia terhormat, sementara tempelan gelarnya diperoleh tidak dengan cara terhormat. Mereka ingin disanjung sebagai manajer beretika, sementara gelar-gelarnya jauh dari prinsip-prinsip etika akademik.

Gelar yang merupakan buah dari proses pendidikan, sekali lagi, tidak ekuivalen dengan kesuksesan bisnis. Alangkah malangnya manajer-manajer yang sekarang berburu gelar, sementara cara berburunya tidak lazim. Lebih malang lagi bila gelarnya dengan bangga ditempel di kartu namanya, sementara cara kerjanya jauh dari sikap-sikap profesional.

Profesionalisme bisnis tidak diukur dengan berderet-deret gelar yang tertempel di namanya. Profesionalisme bisnis ukurannya sederhana; mampu membuat untung perusahaan, meningkatkan kesejahteraan karyawan, bertanggung jawab sosial, ikut memajukan negara yang semua itu dibingkai melalui cara kerja etis.


 

Sumber: Media Indonesia - Komunikasi Bisnis (23/01/2001 00:20 WIB)

Membuat Menu Tab View Tanpa Edit HTML

Ini adalah cara terbaru, yaitu membuat menu tab view tanpa mengubah template blog, artinya tanpa otak atik " EDIT HTML". Tentunya dengan adanya Tips tersebut akan memudahkan sobat Blogger yang masih kesulitan untuk membuat menu Tab View

Contoh menu Tab View seperti yang di bawah Ini


Isi menu tab view 1
Isi menu tab view 2
Isi menu tab view 3

Cara kali ini hanya meletakkan kode-nya pada tempat yang kosong pada blog sobat, misalnya
di sidebar atau yang lainnya. Metodenya seperti pembuatan Widget biasa,,kok
Mari yang ingin mencoba bisa ikuti Langkah-langkah berikut:
  1. Login ke blogger
  2. Kemudian pada Elemen Halaman sobat klik Tambah Gadget
  3. Lalu pilih yang HTML/Javascript
  4. Setelah itu tambahkan  kode  script menu Tab View-nya yang ada dibawah ini dan hasilnya akan seperti yang di atas
<style type="text/css">
div.TabView div.Tabs
{height: 30px;overflow: hidden}
div.TabView div.Tabs a {float:left; display:block; width: 98px; /* Lebar Menu Utama Atas */
text-align:center ; height: 30px; /* Tinggi Menu Utama Atas */
padding-top:8px; vertical-align:middle; border:1px solid #BDBDBD; /* Warna border Menu Atas */
border-bottom-width:0; text-decoration: none; font-family: "Verdana", Serif; /* Font Menu Utama Atas */
font-weight:bold; color:#000; /* Warna Font Menu Utama Atas */ -moz-border-radius-topleft:10px; -moz-border-radius-topright:10px}
div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active {background-color: #E6E6E6; /* Warna background Menu Utama Atas */ }
div.TabView div.Pages {clear:both; border:1px solid #BDBDBD; /* Warna border Kotak Utama */ overflow:hidden; background-color:#E6E6E6; /* Warna background Kotak Utama */ }
div.TabView div.Pages div.Page {height:100%; padding:0px; overflow:hidden}
div.TabView div.Pages div.Page div.Pad {padding: 5px 5px}
</style>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function tabview_aux(TabViewId, id)
{
var TabView = document.getElementById(TabViewId);
// ----- Tabs -----
var Tabs = TabView.firstChild;
while (Tabs.className != "Tabs" ) Tabs = Tabs.nextSibling;
var Tab = Tabs.firstChild;
var i = 0;
do
{
if (Tab.tagName == "A")
{
i++;
Tab.href = "javascript:tabview_switch('"+TabViewId+"', "+i+");";
Tab.className = (i == id) ? "Active" : "";
Tab.blur();
}
}
while (Tab = Tab.nextSibling);
// ----- Pages -----
var Pages = TabView.firstChild;
while (Pages.className != 'Pages') Pages = Pages.nextSibling;
var Page = Pages.firstChild;
var i = 0;
do
{
if (Page.className == 'Page')
{
i++;
if (Pages.offsetHeight) Page.style.height = (Pages.offsetHeight-2)+"px";
Page.style.overflow = "auto";
Page.style.display = (i == id) ? 'block' : 'none';
}
}
while (Page = Page.nextSibling);
}
// ----- Functions -------------------------------------------------------------
function tabview_switch(TabViewId, id) { tabview_aux(TabViewId, id); }
function tabview_initialize(TabViewId) { tabview_aux(TabViewId, 1); }
//]]>
</script>
<form action="tabview.html" method="get">
<div id="TabView" class="TabView">
<div style="width: 300px;" class="Tabs">
<a>Judul 1</a>
<a>Judul 2</a>
<a>Judul 3</a>
</div>
<div style="width:300px; height:250px; " class="Pages">
<div class="Page">
<div class="Pad">
Isi Menu Tab View 1
</div>
</div>
<div class="Page">
<div class="Pad">
Isi Menu Tab View 2
</div>
</div>
<div class="Page">
<div class="Pad">
Isi Menu Tab View 3
</div>
</div>
</div>
</div>
</form>
<script type="text/javascript">
tabview_initialize('TabView');
</script>

Note :

Untuk yang berwarna hijau, artinya diisi dengan “kode-kode lain sebagai isinya (misal banner, iklan, dan lain-lain) Untuk yang berwarna merah, diisi dengan Judul dari isi tab view yang telah dibuat .

Selamat Mencoba


Cara membuat Macam-Macam Text Area

Apa itu teks area? bagamana sih Cara Membuat Text Area? secara umum teks area adalah area/ daerah untuk menampilkan teks yang baru. Dengan kata lain dengan teks area ini akan ada daerah baru atau ruang baru dalam suatu ruangan web/ blog yang memiliki beberapa tujuan, antara lain: memudahkan bagi pengunjung untuk mengkopi teks atau kode yang anda sisipkan dalam postingan (agar gak salah ngopi), dan yang satunya lagi yaitu yang gak kalah penting adalah berguna untuk menyingkat kode HTML/ script atau juga teks yang anda tampilkan agar tidak memakan banyak tempat(khusus teks area tipe scrool).
Untuk membuat text area ini, sangat mudah, dan informasi ini Smart Science dapat dari blog tetangga t4belajarblogger. cara membuatnya anda hanya memerlukan beberapa kode HTML yang kemudian tulisan/ kode yang ingin anda tampilkan tinggal disisipkan ke dalam kode text area tersebut. Selain itu, text area memiliki banyak macam, juga memiliki karakteristik tersendiri, sehingga anda dapat memilihnya sesuai dengan selera anda.
Terdapat 6 macam text area dan anda bisa mengunakannya sesuai kebutuhan. Silahkan pilih, yang manakah text area yang anda inginkan?


1. Text Area Standar/ Biasa.



Tampilan:



Kode:
<textarea>Silahkan Tulis apa saja di sini</textarea>


2. Text Area yang Bisa Diatur Ruang dan Kolomnya.



Tampilan:



Kode:
<textarea cols="20" rows="5">Silahkan Tulis apa saja di sini</textarea>


3. Text Area Password.



Tampilan:







Kode:
<input type="password" value="Tulisan ini nanti gak kelihatan" >


4. Text Area Garis Putus.



Tampilan:



Kode:
<textarea cols="20" rows="5" style="border: 2px dashed ;">Silahkan Tulis apa saja di sini</textarea>


5. Text Area klik Auto Blok.



Tampilan:



Kode:
<textarea rows="5" cols="25" onclick="this.focus(); this.select();">Silahkan Tulis apa saja di sini</textarea>


6. Text Area Tombol Blok.



tampilan:






Kode:
<div><form name="copy"><div align="center"><input onclick="javascript:this.form.txt.focus();this.form.txt.select();" type="button" value="Select All"> </div><div align="center"></div><p align="center"><textarea style="WIDTH: 300px; HEIGHT: 144px" name="txt" rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55">Silahkan Tulis apa saja di sini</textarea></p></div></form>


Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat buat anda.

Refrensi :t4belajarblogger.blogspot.com

Recent Posts